Teh hijau Chunmee, varietas klasik dengan kehadiran global, berasal dari provinsi Jiangxi dan Anhui, Tiongkok. Penciptaan dan pengembangannya sangat terkait dengan sejarah panjang dan keahlian produksi teh Tiongkok, khususnya dalam tradisi teh hijau Gongfu yang berkembang selama dinasti Ming dan Qing. Nama "Chunmee," atau "Zhen Mei" dalam bahasa Mandarin, diterjemahkan menjadi "alis yang berharga", sebuah deskripsi puitis untuk daun teh yang berbeda, bergulung rapat, dan ramping yang menyerupai lengkungan halus alis seorang gadis muda. Penamaan ini tidak hanya mencerminkan penampilan teh tetapi juga seni yang terlibat dalam pengolahannya. Selama berabad-abad, minuman ini dihargai tidak hanya sebagai minuman tetapi juga sebagai artefak budaya, yang mewujudkan kehalusan dan kepekaan estetika dari daerah asalnya.

